Showing posts with label cpp. Show all posts
Showing posts with label cpp. Show all posts

Bubble Sort - Pembahasan / Penjelasan dan Contoh Programnya Dengan Cpp

9:23:00 PM Add Comment


Bubble Sort - Pembahasan / Penjelasan dan Contoh Programnya Dengan Cpp 


Selamat Malam Sobat helmyntest, jumpa lagi dengan gw dimalam yang kelam ini (baca: malam  minggu) *flipeverything. Dikarenakan Malam minggu ini gw ga ada kegiatan sama seperti malam-malam biasanya *curcol, alangkah baiknya gw isi dengan membuat satu postingan mengenai pemrograman metode sorting dengan bubble sort dan contoh programnya dengan c++ yang semoga bermanfaat buat sobat sekalian. Langsung aja sob cek dibawah:


http://www.helmyntest.com/2016/07/bubble-sort-pembahasan-penjelasan-dan-contoh-programnya-dengan-cpp.html

A. Pengertian Bubble Sort


Bubble Sort adalah salah satu algoritma untuk sorting data, atau kata lainnya mengurutkan data dari yang terbesar ke yang terkecil atau sebaliknya (Ascending atau Descending).
Bubble sort (metode gelembung) adalah metode/algoritma pengurutan dengan dengan cara melakukan penukaran data dengan tepat disebelahnya secara terus menerus sampai bisa dipastikan dalam satu iterasi tertentu tidak ada lagi perubahan. Jika tidak ada perubahan berarti data sudah terurut. Disebut pengurutan gelembung karena masing-masing kunci akan dengan lambat menggelembung ke posisinya yang tepat.

Metode pengurutan gelembung (Bubble Sort) diinspirasikan oleh gelembung sabun yang berada dipermukaan air. Karena berat jenis gelembung sabun lebih ringan daripada berat jenis air, maka gelembung sabun selalu terapung ke atas permukaan. Prinsip di atas dipakai pada pengurutan gelembung.

Algoritma bubble sort adalah salah satu algoritma pengurutan yang paling simple, baik dalam hal pengertian maupun penerapannya. Ide dari algoritma ini adalah mengulang proses pembandingan antara tiap-tiap elemen array dan menukarnya apabila urutannya salah. Pembandingan elemen-elemen ini akan terus diulang hingga tidak perlu dilakukan penukaran lagi. Algoritma ini termasuk dalam golongan algoritma comparison sort, karena menggunakan perbandingan dalam operasi antar elemennya. Berikut ini adalah gambaran dari algoritma bubble sort. Misalkan kita mempunyai sebuah array dengan. Elemen-elemen “4 2 5 3 9”. Proses yang akan terjadi apabila digunakan algoritma bubblesort adalah sebagai berikut.
  1. Pass pertama
    (4 2 5 3 9) menjadi (2 4 5 3 9)
    (2 4 5 3 9) menjadi (2 4 5 3 9)
    (2 4 5 3 9) menjadi (2 4 3 5 9)
    (2 4 3 5 9) menjadi (2 4 3 5 9)
  2. Pass kedua
    (2 4 3 5 9) menjadi (2 4 3 5 9)
    (2 4 3 5 9) menjadi (2 3 4 5 9)
    (2 3 4 5 9) menjadi (2 3 4 5 9)
    (2 3 4 5 9) menjadi (2 3 4 5 9)
  3. Pass ketiga
    (2 3 4 5 9) menjadi (2 3 4 5 9)
    (2 3 4 5 9) menjadi (2 3 4 5 9)
    (2 3 4 5 9) menjadi (2 3 4 5 9)
    (2 3 4 5 9) menjadi (2 3 4 5 9)
Dapat dilihat pada proses di atas atau pada gambar paling atas, sebenarnya pada pass kedua, langkah kedua, array telah terurut. Namun algoritma tetap dilanjutkan hingga pass kedua berakhir. Pass ketiga dilakukan karena definisi terurut dalam algoritma bubblesort adalah tidak ada satupun penukaran pada suatu pass, sehingga pass ketiga dibutuhkan untuk memverifikasi keurutan array tersebut.


B. Algoritma Bubble Sort

  1. Membandingkan data ke-i dengan data ke-(i+1) (tepat bersebelahan). Jika tidak sesuai maka tukar (data ke-i = data ke-(i+1) dan data ke-(i+1) = data ke-i). Apa maksudnya tidak sesuai? Jika kita menginginkan algoritme menghasilkan data dengan urutan ascending (A-Z) kondisi tidak sesuai adalah data ke-i > data ke-i+1, dan sebaliknya untuk urutan descending (A-Z).
  2. Membandingkan data ke-(i+1) dengan data ke-(i+2). Kita melakukan pembandingan ini sampai data terakhir. Contoh: 1 dgn 2; 2 dgn 3; 3 dgn 4; 4 dgn 5 … ; n-1 dgn n.
  3. Selesai satu iterasi, adalah jika kita sudah selesai membandingkan antara (n-1) dgn n. Setelah selesai satu iterasi kita lanjutkan lagi iterasi berikutnya sesuai dengan aturan ke-1. mulai dari data ke-1 dgn data ke-2, dst.
  4. Proses akan berhenti jika tidak ada pertukaran dalam satu iterasi.

Contoh Kasus Bubble Sort :

Misalkan kita punya data seperti ini: 6, 4, 3, 2 dan kita ingin mengurutkan data ini (ascending) dengan menggunakan bubble sort. Berikut ini adalah proses yang terjadi:

Iterasi ke-1: 4, 6, 3, 2 :: 4, 3, 6, 2 :: 4, 3, 2, 6 (ada 3 pertukaran)
Iterasi ke-2: 3, 4, 2, 6 :: 3, 2, 4, 6 :: 3, 2, 4, 6 (ada 2 pertukaran)
Iterasi ke-3: 2, 3, 4, 6 :: 2, 3, 4, 6 :: 2, 3, 4, 6 (ada 1 pertukaran)
Iterasi ke-4: 2, 3, 4, 6 :: 2, 3, 4, 6 :: 2, 3, 4, 6 (ada 0 pertukaran) -> proses selesai

C. Kompleksitas Algoritma Bubble Sort

Kompleksitas Algoritma Bubble Sort dapat dilihat dari beberapa jenis kasus, yaitu worst-case, average-case, dan best-case.

  • Kondisi Best-Case
Dalam kasus ini, data yang akan disorting telah terurut sebelumnya, sehingga proses perbandingan hanya dilakukan sebanyak (n-1) kali, dengan satu kali pass.
Proses perbandingan dilakukan hanya untuk memverifikasi keurutan data. Contoh Best-Case dapatdilihat pada pengurutan data “1 2 3 4” di bawah ini.

Pass Pertama
(1 2 3 4) menjadi (1 2 3 4)
(1 2 3 4) menjadi (1 2 3 4)
(1 2 3 4) menjadi (1 2 3 4)

Dari proses di atas, dapat dilihat bahwa tidak terjadi penukaran posisi satu kalipun, sehingga tidak dilakukan pass selanjutnya. Perbandingan elemen dilakukan sebanyak tiga kali. Proses perbandingan pada kondisi ini hanya dilakukan sebanyak (n-1) kali. Persamaan Big-O yang diperoleh dari proses ini adalah O(n). Dengan kata lain, pada kondisi Best-Case algoritma Bubble Sort termasuk pada algoritma lanjar.

  • Kondisi Worst-Case
Dalam kasus ini, data terkecil berada pada ujung array. Contoh Worst-Case dapat dilihat pada pengurutan data “4 3 2 1” di bawah ini.

Pass Pertama
(4 3 2 1) menjadi (3 4 2 1)
(3 4 2 1) menjadi (3 2 4 1)
(3 2 4 1) menjadi (3 2 1 4)
Pass Kedua
(3 2 1 4) menjadi (2 3 1 4)
(2 3 1 4) menjadi (2 1 3 4)
(2 1 3 4) menjadi (2 1 3 4)
Pass Ketiga
(2 1 3 4) menjadi (1 2 3 4)
(1 2 3 4) menjadi (1 2 3 4)
(1 2 3 4) menjadi (1 2 3 4)
Pass Keempat
(1 2 3 4) menjadi (1 2 3 4)
(1 2 3 4) menjadi (1 2 3 4)
(1 2 3 4) menjadi (1 2 3 4)

Dari langkah pengurutan di atas, terlihat bahwa setiap kali melakukan satu pass, data terkecil akan bergeser ke arah awal sebanyak satu step. Dengan kata lain, untuk menggeser data terkecil dari urutan keempat menuju urutan pertama, dibutuhkan pass sebanyak tiga kali, ditambah satu kali pass untuk memverifikasi. Sehingga jumlah proses pada kondisi best case dapat dirumuskan sebagai berikut. Jumlah proses = n2+n (3)
Dalam persamaan (3) di atas, n adalah jumlah elemen yang akan diurutkan. Sehingga notasi Big-O yang didapat adalah O(n2). Dengan kata lain, pada kondisi worst-case, algoritma Bubble Sort termasuk dalam kategori algoritma kuadratik.

  • Kondisi Average-Case
Pada kondisi average-case, jumlah pass ditentukan dari elemen mana yang mengalami penggeseran ke kiri paling banyak. Hal ini dapat ditunjukkan oleh proses pengurutan suatu array, misalkan saja (1 8 6 2). Dari (1 8 6 2), dapat dilihat bahwa yang akan mengalami proses penggeseranpaling banyak adalah elemen 2, yaitu sebanyak dua kali.

Pass Pertama
(1 8 6 2) menjadi (1 8 6 2)
(1 8 6 2) menjadi (1 6 8 2)
(1 6 8 2) menjadi (1 6 2 8)
Pass Kedua
(1 6 2 8) menjadi (1 6 2 8)
(1 6 2 8) menjadi (1 2 6 8)
(1 2 6 8) menjadi (1 2 6 8)
Pass Ketiga
(1 2 6 8) menjadi (1 2 6 8)
(1 2 6 8) menjadi (1 2 6 8)
(1 2 6 8) menjadi (1 2 6 8)


Dari proses pengurutan di atas, dapat dilihat bahwa untuk mengurutkan diperlukan dua buah passing,ditambah satu buah passing untuk memverifikasi. Dengan kata lain, jumlah proses perbandingan dapat dihitung sebagai berikut. Jumlah proses = x2+x (4) Dalam persamaan (4) di atas, x adalah jumlahpenggeseran terbanyak. Dalam hal ini, x tidak pernah lebih besar dari n, sehingga x dapat dirumuskan sebagai
Dari persamaan (4) dan (5) di atas, dapat disimpulkan bahwa notasi big-O nya adalah O(n2). Dengan kata lain, pada kondisi average case algoritma Bubble Sort termasuk dalam algoritma kuadratik.


D. Implementasi dalam Pseudo-Code

Setiap algoritma akan memiliki implementasi yang berbeda, tergantung dari bahasa program yang dipakai. Oleh karena itu berikut ini adalah pseudo-code dari algoritma bubblesort, untuk memudahkan implementasi bubblesort pada bahasa apapun.

procedure bubbleSort( A : list of
sortable items ) defined as:doswapped := false
for each i in 0 to length(A) - 2
inclusive do:if A[i] > A[i+1] thenswap( A[i], A[i+1] )
swapped := true
end ifend forwhile swapped
end procedure

E. Kelebihan dan Kelemahan Bubble Sort


Kelebihan :
  • Metode Buble Sort merupakan metode yang paling simpel
  • Metode Buble Sort mudah dipahami algoritmanya
Kelemahan:
Meskipun simpel metode Bubble sort merupakan metode pengurutan yang paling tidak efisien. Kelemahan buble sort adalah pada saat mengurutkan data yang sangat besar akan mengalami kelambatan luar biasa, atau dengan kata lain kinerja memburuk cukup signifikan ketika data yang diolah jika data cukup banyak. Kelemahan lain adalah jumlah pengulangan akan tetap sama jumlahnya walaupun data sesungguhnya sudah cukup terurut. Hal ini disebabkan setiap data dibandingkan dengan setiap data yang lain untuk menentukan posisinya.

sumber: buublesort.blogspot.co.id

Contoh Program Bubble Sort Dengan Cpp

http://www.helmyntest.blogspot.com/2016/07/bubble-sort-pembahasan-penjelasan-dan-contoh-programnya-dengan-cpp.html



#include <iostream>

using namespace std;

int main(){
 int A[]={50, 9, 7, 3, 4, 12, 38, 2, 18, 28, 29};
 int n=sizeof(A)/4;
 int temp;
 bool swap=true;
 
 cout<<"Unsorted order: ";
 for(int a=0;a<n;a++){
  cout<<A[a]<<" ";
 }
 
 while(swap){
  swap=false;
  for(int i=0;i<n-1;i++){
   if(A[i]>A[i+1]){
    temp=A[i];
    A[i]=A[i+1];
    A[i+1]=temp;
    swap=true;
   }
  }
 }
 
 cout<<endl<<"Sorted order: ";
 for(int a=0;a<n;a++){
  cout<<A[a]<<" ";
 }
}

Sekian untuk postingan kali ini mengenai Bubble Sort - Pembahasan / Penjelasan dan Contoh Programnya Dengan Cpp semoga bermanfaat :) Terimakasih sudah berkunjung sampai jumpa dan Selamat Malam Mingguan -,-.

Insertion Sort ~ Membuat Program Insertion Sort dengan C++ Beserta Prosesnya [Sorting]

8:43:00 AM Add Comment
http://www.helmyntest.blogspot.com/2016/05/insertion-sort-membuat-program-insertion-sort-dengan-cpp-beserta-prosesnya-sorting.html

Insertion Sort ~ Membuat Program Insertion Sort dengan C++ Beserta Prosesnya [Sorting] ~~ Halo sobat helmyntest, Jumpa lagi nih dengan gw yang lagi semangat boging huehehe.. setelah kemarin gw ngeshare lanjutan aplikasi penjualan barang kali ini gw mau share aplikasi sorting dengan c++. Lanngsung aja sob cekibrot.


Insertion sort adalah sebuah metode pengurutan data dengan menempatkan setiap elemen data pada pisisinya dengan cara melakukan perbandingan dengan data – data yang ada. Inde algoritma dari metode insertion sort ini dapat dianalogikan sama seperti mengurutkan kartu, dimana jika suatu kartu dipindah tempatkan menurut posisinya, maka kartu yang lain akan bergeser mundur atau maju sesuai kondisi pemindahanan kartu tersebut. Dalam pengurutan data, metode ini dipakai bertujuan untuk menjadikan bagian sisi kiri array terurutkan sampai dengan seluruh array diurutkan.


Penganalogian Insertion Sort dengan pengurutan kartu

Berikut menjelaskan bagaimana algoritma Insertion Sort bekerja dalam pengurutan kartu, Anggaplah kita ingi mengurutkan satu set kartu dari kartu yang bernilai paling kecil hingga yang paling besar.
  1. Dimulai dengan posisi tangan kosong, dan semua kartu berada diatas meja. Dan anggaplah kita akan menyusun kartu ke tangan kiri kita.
  2. Mengamil kartu pertama dari meja dan meletakannya ke tangan kiri.
  3. Mengambil kartu kedua dan membandingkannya dengan kartu yang sudah ada di tangan kiri.
  4. Jika kartu yang diambil dari meja memenuhi syarat perbandingan, maka kartu tersebut akan diletakan didepan kartu yang dibandingkan, serta kartu yang lain yang telah dibandingkan akan bergeser mundur (ke belakang).

Proses ini akan berlangsung sampai semua kartu akan terurutkan dengan benar sesuai criteria pengurutannya.

Demikian juga halnya dalam pengurutan data.
Jika data sudah ada, maka pengurutan dimulai dengan mengambil satu data dan membandingkannya dengan data-data yang ada didepannya. Jika data yang diambil memenuhi syarat perbandingan, maka data yang diambil tersebut akan diletakan di depan data yang dibandingkan, kemudian data-data yang dibandingkan akan bergeser mundur.

Catatan : Dalam hal pengurutan data dengan metode insertion sort ini, data yang diambil pertama adalah data kedua, kemudian data yang diambil akan dibandingkan dengan data – data yang ada disebelah kiri / data sebelumnya (data-data sebelum data yang diambil). Jika proses tersebut selesai, maka akan dilanjutkan dengan data-data selanjutnya (data ke-3, data ke-4… dan seterusnya). Proses akan berlangsung sampai data – data terurutkan dengan benar.

Berikut adalah simulasi Algoritma Insertion Sort

Jika digambarkan secara singkat, maka algoritma Insertion sort ini dapat digambar sebagai berikut.
http://www.helmyntest.blogspot.com/2016/05/insertion-sort-membuat-program-insertion-sort-dengan-cpp-beserta-prosesnya-sorting.html
Simulasi Insertion Sort
Dari gambaran proses pengurutan/ sorting  data di atas dapat diketahui  bagaimana data-data tersebut berpindah  posisi  dari satu index ke index lain dalam satu array.  Untuk detail proses pengurutan diatas, dapat disimak melalui detail simulasi berikut.
Data awal : 5, 2, 4, 6, 1, 3
Jumlah Index = 6   dimulai dari 0 s/d 5
Anggaplah index adalah ‘I’,

Untuk setiap proses pengurutan data, perbandingan data dimulai dari index kedua (dalam hal ini i=1)

Proses I:
i=1, x=1; j=0
x<j à2<5? — true  =2, 5, 4, 6, 1, 3

Proses II
i=2, j=1, x=2
x<j à  4<5 — true = 2, 4, 5, 6, 1, 3     j=j-1,      Jika benar    x=x-1
x<j à4<2 — false = 2, 4, 5, 6, 1, 3

Proses III
I=3, j=2, x=3
x<j à6<5 — false =  2, 4, 5, 6, 1, 3     j=j-1     jika sebuah proses bernilai false, maka proses tersebut tidak akan dilanjutkan, karena secara otomatis data yang ada disebelah kiri semuanya sudah terurut dengan benar.

Proses IV
i=4, j=3, x=4
x<j à1<6 — true = 2, 4, 5, 1, 6, 3   j=j-1,     jika benar  maka  x=x-1
x<j à 1<5 — true = 2, 4, 1, 5,6, 3  j=j-1 ,   jika benar  maka   x=x-1
x<j  à1<4  — true = 2, 1, 4, 5,6, 3  j=j-1,    jika benar  maka   x=x-1
x<j  à 1<2 — true =   1, 2, 4, 5,6, 3

Proses V
i=5, j=4, x=5
x<j à3<6  — true = 1, 2, 4, 5,3, 6  j=j-1, jika benar maka x=x-1
x<j à3<5 — true = 1, 2, 4, 3, 5, 6   j=j-1, jika benar maka x=x-1
x<j à3<4 — true = 1, 2, 3, 4, 5, 6  j=j-1, jika benar maka x=x-1
x<jà3<2 — false = 1, 2, 3, 4, 5, 6  j=j-1

Berikut adalah penerapannya di dalam program


#include <stdio.h>
#define n 7
using namespace std;

int main(){
int A[n]={9, 5, 3, 13, 11, 1, 7};
int k, i, x;

 printf("Sebelum disort\n");
 for(i=0; i<=n-1; i++)
 printf("%d ", A[i]);
 printf("\n");

for (k=1; k<=n-1; k++){
 x=A[k];
 for (i=k-1; x<A[i] && i>=0; i--){
  A[i+1]=A[i];
  
 }
 A[i+1]=x;
 printf("\n ");
 for (i=0; i<=n-1; i++)
 printf("%d ", A[i]);

}
printf("\n\nSesudah Sort \n");
for (i=0; i<=n-1; i++)
 printf("%d ", A[i]);
}


Berikut output programnya sob:

http://www.helmyntest.blogspot.com/2016/05/insertion-sort-membuat-program-insertion-sort-dengan-cpp-beserta-prosesnya-sorting.html

Oke sob sekian untuk postingan kali ini mengenai Insertion Sort ~ Membuat Program Insertion Sort dengan C++ Beserta Prosesnya [Sorting], semoga bermanfaat untuk sobat semua. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan berkomentar sob. Terimakasih sampai jumpa dipostingan gw berikutnya.

Sejarah, Pengertian dan Fungsi-Fungsi C++

Sejarah, Pengertian dan Fungsi-Fungsi C++

3:55:00 PM Add Comment

Sejarah, Pengertian dan Fungsi-Fungsi CPP - hai sobat helmyntest jumpa lagi nih. kali ini saya mau share mengenai salah satu bahasa pemrograman yaitu C++ atau CPP. langsung aja sob cekibrot! :v 

Sejarah C++

Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.

Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.

Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.

Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Symbol ++ merupakan operator C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini merupakan versi yang lebih canggih dari C.

Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kuno ini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.

Borland International merilis compiler Borland C++ dan Turbo C++.
Kedua compiler ini sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode
C++. Bedanya, Borland C++ selain dapat digunakan dibawah lingkungan
DOS, juga dapat digunakan untuk pemrograman Windows.

Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.

Selain Borland International, terdapat beberapa perusahaan lain yang juga merilis
compiler C++, seperti Topspeed C++ dan Zortech C++.

Pengertian C++

Berbicara mengenai C++ biasanya tidak lepas dari C, sebagai bahasa pendahulunya. Pencipta C adalah Brian W. Kerninghan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun 1972, dan sekitar satu dekade setelahnya diciptakanlah C++, oleh Bjarne Stroustrup dari Laboratorium Bell, AT&T, pada tahun 1983. C++ cukup kompatibel dengan bahasa pendahulunya C. Pada mulanya C++ disebut “ a better C “. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti pada tahun 1983, yang berasal dari operator increment pada bahasa C. Keistimewaan yang sangat berari dari C++ ini adalah karena bahasa ini mendukung Pemrograman Berorientasi Objek ( OOP / Object Oriented Programming).

Program C++ dapat ditulis dengan menggunakan berbagai editor teks, seperti EDIT (milik DOS), WordStar, SideKick, ataupun menggunakan editor bawaan dari kompiler. Program C++ biasa ditulis dengan nama ektensi .CPP (dari kata C Plus Plus). Agar program bisa dijalankan (dieksekusi), program harus dikompilasi terlebih dahulu dengan menggunakan kompiler C++.
Borland C++ dan Turbo C++ adalah contoh media editor sekaligus sebagai Compiler.
Memasukkan data dan menampilkan data/informasi merupakan tindakan yang sering dilakukan dalam pemrograman. Penampilan data/informasi biasanya ditujukan ke piranti layar (monitor), sedangkan pemasukan data biasanya dilakukan melalui keyboard.
MENAMPILKAN DATA/INFORMASI KE LAYAR

Fungsi-Fungsi Pada C++

Untuk keperluan penampilan data/informasi, Turbo C menyediakan sejumlah fungsi, diantaranya adalah PRINTF ( ), PUTS ( ) dan PUTCHAR ( )

PRINTF ( )

Merupakan fungsi yang paling umum digunakan dalam menampilkan data. Berbagai jenis data dapat ditampilkan ke layar dengan fungsi ini.
Bentuk penulisan : printf(“string kontrol”, argumen1, argumen2, …);
- String kontrol dapat berupa keterangan yang akan ditampilkan pada layar beserta penentu format seperti %d, %f. Penentu format dipakai untuk memberi tahu kompiler mengenai jenis data yang akan ditampilkan
- Argumen adalah data yang akan ditampilkan ke layar. Argumen ini dapatr berupa variabel, konstanta atau ungkapan

 

PUTS ( )

Fungsi ini digunakan khusus untuk menampilkan data string ke layar. Sifat fungsi ini, string yang ditampilkan secara otomatis akan diakhiri dengan \n (pindah baris). Dibandingkan dengan printf(), perintah ini mempunyai kode mesin yang lebih pendek.

 

PUTCHAR ( )

Digunakan khusus untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan perpindahan baris, misalnya :
putchar(‘A’); sama dengan printf(“%c”, A);
MEMASUKKAN DATA DARI KEYBOARD
Data dapat dimasukkan lewat keyboard saat eksekusi berlangsung. Fungsi yang digunakan diantaranya adalah : scanf ( ), getch ( ), dan getche ( ) .

SCANF ( )

Merupakan fungsi yang dapat digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data. Bentuk scanf ( ) sesungguhnya menyerupai fungsi printf ( ) yang melibatkan penentu format. Bentuk penulisan : scanf(“string kontrol”, daftar argumen);
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian scanf yaitu :
1. scanf memberi pergantian baris secara otomatis, artinya Anda tidak perlu memberi \n untuk berpindah ke baris berikutnya.
2. scanf memakai penentu format, tetapi tidak memerlukan penentu lebar field. Contoh yang salah : scanf(“10.2f”,&gaji);
3. Variabel yang dipakai di dalam scanf harus didahului dengan operator alamat (&).

MEMASUKKAN BEBERAPA DATA SECARA BERSAMA-SAMA
Data dapat dimasukkan secara bersama-sama dalam satu baris. Setiap data dipisahkan oleh sebuah karakter. Karakter-karakter yang dapat bertindak sebagai pemisah data adalah :
- Koma (‘)
- Garis hubung (-)
- Titik dua (:)
- Spasi

GETCH ( ) dan GETCHE ( )

Dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan enter. Fungsi getch() merupakan singkatan dari get character artinya baca karakter tetapi isian data yang dimasukkan tidak akan ditampilkan di layar.
Nama fungsi getche() sebenarnya adalah singkatan dari get character and echo, artinya baca karakter lalu tampilkan di layar. Jadi setelah mengetikkan sebuah huruf, huruf tersebut akan ditampilkan di layar tanpa menekan enter.
Catatan :
- Program yang menggunakan printf(), putchar(), scanf() dan puts() mengandung baris yang berisi #include
- Program yang melibatkan getche() atau getch() mengandung baris yang berisi #include

FUNGSI-FUNGSI NUMERIK
Turbo C mempunyai kurang lebih 450 fungsi dan makro yang dapat dipanggil dari program yang telah dibuat. Fungsi-fungsi tersebut meliputi berbagai hal, misalnya :
- Proses Input Output tingkat tinggi dan tingkat rendah
- Manipulasi string dan file
- Alokasi memori
- Kontrol Proses
- Konversi data
- Perhitungan matematik
Fungsi-fungsi tersebut ada di dalam file library-nya (Cx.LIB, Mathx.LIB dan Graphics.LIB). Huruf x diganti dengan model memori yang dipakai.
Fungsi-fungsi tersebut disimpan di dalam file header (*.H). Fungsi tersebut dapat digabungkan ke dalam program dengan menyertakan file header yang mengandung fungsi atau rutin yang dipakai.

FUNGSI SQRT
Fungsi : Menghitung akar positif dari sebuah bilangan bulat
Include : #include

FUNGSI POW
Fungsi : Menghitung xy
Include : #include

FUNGSI TAN
Fungsi : Menghitung nilai tangent dari sebuah sudut
Include : #include
Fungsi tan menghitung nilai tangent dari sudut x. Sudut x dalam satuan radian. Jika sudut x yang diberikan dekat dengan phi/2 atau –phi/2, hasilnya adalah 0.

FUNGSI DIV
Fungsi : Membagi dua bilangan bulat, memberikan hasil bagi dan sisanya
Include : #include

FUNGSI CEIL
Fungsi : Membulatkan ke atas
Include : #include

FUNGSI FLOOR
Fungsi : Membulatkan ke bawah
Include : #include
Fungsi floor menghasilkan bilangan bulat terbesar yang tidak lebih dari x

FUNGSI EXP
Fungsi : Menghitung ex
Include : #include

FUNGSI MAX
Fungsi : Memberikan bilangan yang lebih besar dari 2 bilangan yang diberikan
Include : #include

FUNGSI MIN
Fungsi : Memberikan bilangan yang lebih kecil dari 2 bilangan yang diberikan
Include : #include
oke sekian dulu ya sob kurang lebihnya mohon maaf :D semoga bermanfaat bagi sobat helmyntest sekalian :*

sumur: libraryeka blogspot com

Membuat Program Input dan Output dengan C++ Tipe Char

10:41:00 AM Add Comment

Program Input dan Output dengan C++ Tipe Char - Hai sahabat helmyntest, pada kesempatan kali ini gw mau share mengenai Program Input dan Output dengan C++ bertipe data character, apa itu c++ (?) Yaps c++ atau cpp salah satu bahasa pemrograman yang berbasih oriented object programming language. Untuk lebih jelasnya mengenai apa itu c++ bisa langsung ke tkp.

Tanpa basa basi langsung saja kepada inti dari artikel ini.

Pertama, Sahabat helmyntest harus terinstall aplikasi text editor ataupun compiler IDE yang difungsikan untuk membuat program dan mencompilenya. Disini gw menggunakan DEV-C++, sahabat helmyntest bisa menggunakan IDE apapun yang sudah nganu ke sahabat helmyntest.
Jika sudah terinstall buka softwarenya dan ketikan kode berikut:

Membuat Program Input dan Output dengan C++ Tipe Char

Penjelasan sourcecode:
                line 1, merupakan header yang pada umumnya digunakan untuk input dan output biasanya berdampingan dengan cout dan cin #CMIIW
                line 3, gw kurdang tahu pengertian pastinya yang gw tahu codenya digunakan bersamaan dengan cin, cout. Mungkin sahabat helmyntest ada yang tau lebih dan bisa membantu? Kalau ada bisa sharing dengan kita di komentar J
                line 5 sd 10, merupakan main codenya.
Jika di Compile dan Run maka akan beroutput seperti ini :

Membuat Program Input dan Output dengan C++ Tipe Char

Bagaimana, mudahkan input data dengan tipe data karakter???
coba lihat untuk tipe data string berikut, untuk sementara yang bisa diterima hanya untuk input 1 kata jika ada pemisah kata spasi maka data yang akan terambil hanya data pertama, karena spasi digunakan untuk hal lain dalam bahasa c/c++,

Membuat Program Input dan Output dengan C++ Tipe Char


Perhatikan penulisan pada variable yang terdapat pada scanf, pda tipe data string tidak menggunakan “&” pada awal variable, untuk penjelasan teknisnya gw kurang paham :D
Untuk outpunya maka akan seperti ini:

Membuat Program Input dan Output dengan C++ Tipe Char


gw rasa sekian dulu untuk share kali ini, Ada beberapa hal yang belum gw pelajari lebih dalam dan jika sahabat helmyntest ada masukan-masukan yang lebih baik mohon dituliskan pada kolom komentar. Sampai bertemu lagi Semoga bermanfaat untuk Kita semua sob.